Seni & Budaya
Cerita & Legenda
Bandung
Kuliner
Wisata
Home » Ulasan

Mengenal Manfaat dan Pentingnya Asuransi Jiwa

Submitted by on 20/09/2017 – 21:27
Share Button

Tingkat kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya memiliki asuransi jiwa masih tergolong sangat rendah jika dibandingkan dengan negara lain. Berdasarkan data OJK, tingkat penetrasi asuransi jiwa di Indonesia adalah sebesar 1,3% dari PDB. Angka ini hanyalah sepertiga dari tingkat penetrasi di Malaysia dan setengah dari tingkat penetrasi di India.

Dengan tingkat pendapatan yang terbilang masih rendah (~1.500 dollar AS), boleh jadi memiliki asuransi belum merupakan sebuah kebutuhan, apalagi dianggap sebagai gaya hidup (life style).

Padahal asuransi tidak hanya memiliki fungsi sebagai alat perlindungan diri atau perlindungan harta benda saja. Saat ini asuransi telah berkembang menjadi instrumen investasi. Diharapkan dengan adanya asuransi, kebutuhan masa depan bagi peserta dan keluarga tetap terjamin meski peserta sudah tidak produktif lagi. 

 

Manfaat Asuransi Jiwa

Asuransi Jiwa memiliki beberapa manfaat, diantaranya 

  1. Hati dan pikiran menjadi lebih tenang karena kelangsungan hidup keluarga lebih terjamin. 
  2. Alat menabung. Jika suatu saat ada kebutuhan mendesak, kita bisa menggunakan asuransi untuk mengantisipasinya. 
  3. Alat investasi.
  4. Pengelolaan risiko. Karena hidup itu penuh dengan risiko, baik itu risiko kesehatan, hilangan, kecelakaan, sampai kematian.
  5. Memberikan berbagai macam fasilitas yang mudah untuk didapatkan, terlebih jika digabung dengan berbagai macam perencanaan lain yang bisa membantu di saat-saat sulit di masa yang akan datang.

Macam-Macam Asuransi Jiwa

Sebelum memutuskan untuk memiliki asuransi, ada baiknya kita juga mengenal macam-macam produk asuransi sesuai manfaatnya yang berbeda-beda. 

Ada pun beberapa macam produk asuransi jiwa, yaitu:

  1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance).

Asuransi Jiwa Berjangka bertujuan memberikan proteksi kepada tertanggung dalam jangka waktu tertentu. Biasanya ditawarkan untuk jangka waktu 5,10 atau 20 tahun dengan premi yang tetap dan terhitung murah. Asuransi Jiwa Berjangka direkomendasikan untuk teman-teman yang mengutamakan masa depan keluarga, terutama pendidikan anak. Cocok bagi yang memiliki kebutuhan biaya asuransi besar, namun memiliki kemampuan keuangan yang terbatas.

Keuntungan Asuransi Jiwa Berjangka adalah

  • Besar premi dapat disesuaikan dengan kemampuan pemegang polis.
  • Keluarga tertanggung akan mendapatkan uang pertanggungan yang cukup besar jika tertanggung meninggal dunia saat masa kontrak masih aktif.

Kekurangan Asuransi Jiwa Berjangka adalah uang premi yang sudah dibayarkan bisa hilang atau hangus saat kontrak selesai dan tertanggung tidak mengalami masalah kesehatan/meninggal dunia hingga masa kontrak berakhir. 

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Asuransi Jiwa Seumur Hidup memberikan perlindungan seumur hidup. Hanya saja biasanya perusahaan asuransi membatasi manfaat perlindungan hanya sampai 100 tahun. 

Keuntungan Asuransi Jiwa Seumur Hidup

  • Pemegang polis bisa mendapatkan nilai tunai dari premi yang sudah dibayarkan.
  • Angsuran premi bisa dibayar menggunakan nilai tunai dari premi yang sudah dibayar.
  • Premi asuransi yang sudah dibayarkan tidak akan hilang/hangus jika tidak ada klaim.
  • Ketika kontrak berakhir, uang pertanggungan diberikan seluruhnya.

Kekurangan Asuransi Jiwa Seumur Hidup:

  • Premi lebih besar dari premi berjangka, karena potensi klaim asuransi sebelum masa proteksi berakhir lebih tinggi.
  • Nilai tunai dari total premi yang sudah dibayarkan tidak terlalu besar karena bunga untuk asuransi ini biasanya hanya sebesar 4% per tahun, dan angka ini belum dipotong pajak.

3. Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance

Asuransi Jiwa Dwiguna memilii dua manfaat, yaitu sebagai asuransi berjangka sekaligus tabungan.

Keuntungan Asuransi Jiwa Dwiguna

  • Bisa mengklaim polis sebelum masa kontrak berakhir. Penarikan dana bisa dilakukan sekali dalam jangka waktu beberapa tahun sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat.
  • Jika tertanggung masih hidup saat jangka waktu berakhir, maka uang pertanggungan akan didapatkan seluruhnya.

Kekurangan Asuransi Jiwa Dwiguna, yaitu premi yang cukup besar.

4. Asuransi Jiwa Unit Link

Asuransi Jiwa Unit Link menggabungkan manfaat asuransi dengan investasi.

Keuntungan Asuransi Jiwa Unit Link adalah pemegang polis tidak hanya mendapatkan jaminan perlindungan tetapi juga mendapatkan imbal hasil investasi dengan bunga yang cukup tinggi setiap tahunnya.

Hanya saja perlu diingat kalau imbal balik dari investasi ini kurang signifikan jika dibandingkan dengan investasi murni seperti saham, pasar uang, atau reksadana. Jadi jika mencari keuntungan yang besar dari investasi, sebaiknya tidak mengandalkan unit link. 

Mengapa Asuransi Jiwa itu Penting?

Ada banyak alasan kenapa kita harus memiliki asuransi jiwa. Ilustrasinya bisa dilihat dari gambar di bawah ini 

Sumber Kudo

Setiap orang memiliki risiko-risiko yang digambarkan di atas. Baik itu meninggal, kecelakaan, sakit, cacat, dan bertambah tua. Kejadian yang tidak bisa dihindari seperti di atas akan menjadi masalah jika menimpa orang yang menjadi tulang punggung keluarga. Padahal kehidupan keluarga tentu saja masih harus terus berjalan dan membutuhkan biaya. Dengan memiliki asuransi, ketika kita mengalami risiko hidup seperti meninggal, kecelakaan, sakit, cacat, hingga tua, biaya-biaya ini  akan ditanggung oleh asuransi..

Jadi jika ada yang menganggap asuransi hanya untuk orang tua saja, pendapat ini tentu saja tidak benar. Pasalnya  orang muda pun pada akhirnya akan tua juga. Jangan khawatir, saat ini tersedia asuransi dengan premi yang cukup murah dan memberikan fasilitas klaim yang besar dan cukup untuk menanggulangi semua resiko meninggal, kecelakaan, sakit, dan cacat.

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.