Seni & Budaya
Cerita & Legenda
Bandung
Kuliner
Wisata
Home » Bogor, Featured, Wisata

Giant Panda dari Cina Hadir Di Taman Safari Indonesia Cisarua

Submitted by on 28/09/2017 – 22:39
Share Button

Bogor, Pasundan.info – Giant Panda yang sudah dinanti sejak tahun 2015 lalu akhirnya tiba di Jakarta hari ini (Kamis, 28/09). Sepasang panda berjenis Ailuropoda Melanoleuca yang diberi nama Cai Tao dan Hu Chun ini dilepas dari China Conservation and Research Centre for the Giant Panda Wolong Base dan akan menetap di Taman Safari Indonesia Cisarua. 

 

Cai Tao dan Hu Chun mendarat di Bandara Internasional Soekarna-Hatta tadi pagi dan langsung diberangkatkan ke Taman Safari Indonesia. 

Kedatangan kedua panda ini disambut secara langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya dan PLT Duta Besar China untuk Indonesia Sun Weide.

Kedatangan satwa endemik, sekaligus ikon dari Negeri Tirai Bambu itu, dianggap sebagai momen bersejarah karena menjadi salah satu upaya untuk mempererat hubungan antara pemerintah Indonesia dan China.

Indonesia resmi menjadi negara ke-16 yang mendapat peminjaman dari Tiongkok untuk pengembangbiakan (breeding loan) Giant Panda, menghindari populasi satwa ini dari kepunahan.

Penyerahan KITAS diberikan oleh Pelaksana Tugas Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok, Sun Weide, kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya, serta Direktur Taman Safari Indonesia, Jansen Manansang.

Saya menyampaikan puji syukur karena kedua panda dapat tiba dengan selamat. Dua panda ini berusia 7 tahun. Jika diibaratkan, keduanya masih remaja dan sedang mengalami masa pubertas,” gurau Menteri Siti kepada rekan-rekan media.

Cai Tao dan Hu Chun akan tinggal di Indonesia selama 10 tahun dan menjalani proses konservasi di Taman Safari Bogor hingga memiliki anak,” tambahnya.

Untuk panda betina ‘Hu Chun’, punya makna khusus. Artinya Danau di Musim Semi. Saya menyimpulkan bahwa panda betina ini adalah simbol yang sangat cantik. Sedangkan ‘Cai Tao’ berarti istimewa, tampan dan berasal dari keluarga bangsawan,” kata Siti.

Saat menyampaikan sambutan, Menteri Siti juga ingin belajar dari China yang sukses mengembangkan hewan endemiknya. “Dari sini kita belajar bahwa Indonesia sepatutnya dapat mengembangkan hewan dengan kharismatik serupa, salah satunya komodo,” jelas Siti.

Meski begitu, butuh waktu puluhan tahun agar semuanya dapat sukses dan berjalan dengan lancar,” tambahnya. Sementara itu, PLT Dubes China Sun Weide juga menyampaikan rasa syukur karena Cai Tao dan Hu Chun tiba dengan selamat.

Saya berharap kedatangan panda ini dapat mempererat hubungan kedua negara pada level yang lebih tinggi lagi,” ujar Weide.

Selain itu keberadaan Cai Tao dan Hu Chun juga diharapkan sebagai sarana edukasi satwa untuk masyarakat Indonesia.


Semoga anak-anak Indonesia bisa tahu seperti apa bentuk panda yang asli. Bukan hanya sebagai sarana hiburan, saya berharap agar keduanya bisa menjadi sarana edukasi,” tutur Weide.Serah terima KITAS menjadi penanda bahwa Cai Tao dan Hu Chun sudah resmi tinggal di Indonesia untuk 10 tahun ke depan.

Baraya Pasundan pasti jadi gak sabar menyaksikan langsung kegemasan mereka ya? Sabar dulu, karena habitat panda adalah tempat yang bersuhu sejuk, maka keduanya langsung diberangkatkan ke Taman Safari Indonesia untuk menjalani proses karantina selama sebulan. 

O ya, menurut kabar, rencananya setelah kedatangan Cai Tao dan Hu Chun ini, tiket Taman Safari Indonesia akan naik. 

Nantikan kabar Grand Opening Rumah Panda dan informasi lainnya di sini ya…

 

 

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.