Seni & Budaya
Cerita & Legenda
Info Kuliner
Info Wisata
Wisata
Home » Advertise

Makanan untuk Diet Rendah Lemak

Submitted by on 24/12/2016 – 22:18

makanan-untuk-diet-rendah-lemakBanyak orang yang menghindari lemak karena takut kelebihan berat badan. Bagi orang yang sedang diet, lemak yang berlebih merupakan momok yang menakutkan. Lemak memang tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan. Namun, tubuh tanpa asupan lemak juga bisa mengundang berbagai penyakit. Jadi jika Anda ingin menjalani diet yang sehat, sebaiknya perhatikan makanan untuk diet rendah lemak.

Diet rendah lemak bukan berarti tubuh tidak mendapatkan asupan lemak sama sekali. Bagaimanapun, sebagai salah satu dari ketiga makronutrisi yang diperlukan oleh tubuh, lemak tetap dibutuhkan  dalam jumlah yang cukup dan jenis yang tepat. Lemak merupakan bahan makanan yang penting bagi kehidupan dan berfungsi untuk memperlancar sistem metabolisme pada tubuh. 

 

Jika tubuh kekurangan lemak, tubuh bisa mudah terjangkit berbagai jenis penyakit. Berikut ini ciri-ciri tubuh yang mengalami kekurangan lemak :

 

1. Mudah merasa lapar
Berdasarkan hasil penelitian ahli diet di Washington DC, Anne Mauney, makanan yang mengandung cukup lemak membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Jika tubuh mudah merasa lapar, bisa jadi karena kurangnya konsumsi lemak saat makan. Tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk memproses lemak dibanding karbohidrat.

2. Tidak fokus
Banyak orang yang menghindari makanan berlemak dan hanya mengonsumsi karbohidrat dan protein ketika menjalani diet. Padahal satu gram lemak mengandung kalori dua kali lebih banyak dibanding karbohidrat dan protein. Jadi ketika kekurangan lemak, tubuh akan cepat merasa lapar dan Anda akan sulit berpikir tentang hal lain.  

3. Hormon terganggu
Lemak dari makanan digunakan untuk mengatur hormon di dalam tubuh. Jadi jangan biarkan tubuh tanpa asupan lemak.

4. Kulit kering
Kurang mengonsumsi lemak bisa membuat kulit kering, bersisik, dan kusam. Ahli diet di University of Chicago Medicine, Chicago, Illinois, Lori Welstead menyebutkan bahwa lemak yang sehat dapat membantu tubuh menyerap vitamin yang larut dalam lemak dari makanan dan membantu kulit tetap lembab.

5. Merasa cemas
Kekurangan asam lemak esensial seperti omega-3 dan omega-6 dapat membuat Anda merasa depresi. Jika Anda mulai merasa cemas, sebaiknya konsumsi makanan berlemak yang didapat dari ikan seperti salmon, tuna, dan makarel.

6. Mengalami sensory overload ketika berada di tempat ramai
Kekurangan Omega-3 dapat membuat Anda akan merasa tidak tenang ketika berada di tempat ramai.

7. Tumbang setelah 20 menit latihan fisik
Untuk menjaga stamina tubuh ketika sedang menjalani latihan, tubuh membakar karbohidrat kemudian membakar kalori dari lemak. Saat tubuh kekurangan lemak, setelah melakukan latihan fisik lebih dari 20 menit, tubuh akan terasa lemas.

8. Pelupa
Kandungan asam lemak Omega-3 yang terdapat pada ikan dipercaya baik untuk kesehatan otak. Berdasarkan beberapa penelitian, banyak mengonsumsi makanan yang mengadung lemak dari minyak zaitun, kacang-kacangan, dan ikan juga bisa membuat daya ingat seseorang lebih baik. Minyak zaitun diketahui bermanfaat untuk memperlancar aliran darah ke otak dan mengurangi kadar kolesterol jahat di dalam aliran darah. 

Secara umum tubuh kita memerlukan asupan lemak sebesar 25% dari total kalori setiap harinya. Asupan lemak pada tubuh ini bergantung pada usia, aktivitas sehari-hari, dan kondisi kesehatan. Berikut adalah contoh makanan untuk diet rendah lemak yang bisa dijadikan pilihan bagi Anda yang sedang menjalani diet

1. Produk susu rendah lemak
2. Ikan, daging, dan unggas
3. Sereal, pasta dan biji-bijian
4. Buah dan sayuran
5. Snack rendah lemak dan rendah gula

Selain memilih makanan yang tepat, perhatikan juga cara mengolah makanan. Sebaiknya makanan diolah dengan cara merebus atau mengukus dan hindari proses pengolahan hidangan dengan cara menggoreng.  

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.