Persyaratan Jasa Peminjaman Uang Non Bank

Share Button

Persyaratan Jasa Peminjaman Uang Non Bank – Kebutuhan akan uang yang semakin meningkat membuat seseorang takkan ragu mengajukan pinjaman uang di berbagai lembaga peminjaman. Salah satu lembaga yang populer sebagai tempat peminjaman uang ialah bank. Umumnya, kita akan menjaminkan suatu barang agar bisa meminjam dana dalam jumlah tertentu. Sebagai contoh adalah menjaminkan surat tanah. Besaran uang pinjaman akan disesuaikan berdasarkan nilai taksiran dari barang jaminan tersebut. Jika kita tidak berhasil melunasi pinjaman dalam batas waktu yang ditentukan atau istilahnya kredit macet, maka barang jaminan akan disita oleh pihak bank. Walau terbilang merugikan, namun nyatanya tak sedikit yang tetap mengajukan pinjaman semacam ini.

Namun kini, bank-bank swasta di tanah air turut mengeluarkan produk baru yaitu Kredit Tanpa Agunan atau KTA. Sesuai namanya, pinjaman jenis ini tidak akan mensyaratkan barang jaminan. Kita hanya perlu melengkapi dokumen yang disyaratkan dan uang pinjaman bisa langsung cair. Waktu pencairan dana akan beragam tergantung dari di bank mana kita mengajukan pinjaman. Ada yang cair dalam waktu satu hari kerja, ada pula yang membutuhkan waktu 14 hari kerja dihitung mulai dari aplikasi lengkap diterima oleh pihak bank. Karena tidak mensyaratkan barang jaminan, maka produk KTA ini terbilang laris manis di pasaran. Banyak peminjam yang memanfaatkan aneka produk KTA dari bank.

Walau demikian, bukan berarti KTA bebas dari kekurangan. Sebagai pinjaman tanpa agunan atau jaminan, biasanya besarnya pinjaman akan lebih terbatas dibanding pinjaman dengan agunan. Dana pinjaman yang kita dapatkan hanya akan berkisar pada beberapa juta rupiah saja. Bandingkan dengan pinjaman konvensional yang bisa mencapai ratusan juta rupiah. Selain itu, masa waktu peminjaman atau tenor untuk KTA juga lebih singkat. Biasanya KTA memiliki tenor beberapa bulan saja. Sementara tenor pinjaman konvensional bisa mencapai belasan dan bahkan puluhan tahun. Aneka kelebihan dan kekurangan KTA ini harus dijadikan bahan pertimbangan sebelum kita mengajukan pinjaman di bank.

Selain bank, kita juga bisa memanfaatkan jasa peminjaman uang non bank yang kini sudah semakin banyak tersedia di tengah masyarakat. Lembaga pinjaman non bank ini biasanya akan menawarkan pinjaman dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. Pinjaman uang di lembaga non bank ini biasanya akan dimanfaatkan oleh mereka yang tak mau direpotkan aneka persyaratan dokumen untuk peminjaman uang di bank. Meminjam uang di lembaga non bank memang terbilang lebih cepat dan mudah. Bahkan ada pinjaman online yang hanya mensyaratkan KTP saja. Ini akan jadi solusi bagi kita yang membutuhkan dana dalam waktu cepat serta tidak mau direpotkan persoalan dokumen-dokumen tertentu.

Beberapa lembaga pinjaman non bank saat ini telah semakin gencar dalam menawarkan jasanya, baik secara offline maupun online melalui website resmi. Sebelum mengajukan pinjaman ini, kita harus tahu bahwa rata-rata pinjaman tanpa jaminan serta kartu kredit di lembaga peminjaman non bank bersifat pinjaman dalam jangka pendek. Besarnya pinjaman yang diberikan biasanya berkisar antara tiga hingga lima juta rupiah. Jenis pinjaman satu ini memang tidak direkomendasikan apabila kita membutuhkan pinjaman untuk modal usaha besar yang membutuhkan dana hingga puluhan juta rupiah. Pinjaman di lembaga peminjaman non bank biasanya hanya akan ditujukan untuk kebutuhan dana mendesak serta butuh proses pencairan cepat dan juga tanpa perlu direpotkan dengan barang jaminan.

Syarat Bagi Peminjam

Walaupun meminjam uang di bank termasuk pinjam uang mudah namun tetap ada sejumlah prosedur serta syarat yang harus kita penuhi. Berikut adalah aneka syarat yang harus diketahui serta dipenuhi calon peminjam.

1. Warga Negara Indonesia (WNI)
Pinjaman uang di lembaga peminjaman non bank ini hanya disediakan untuk WNI atau Warga Negara Indonesia. Hal ini karena syarat utama yang harus dipenuhi ialah KTP alias Kartu Tanda Penduduk. Calon peminjam juga harus menetap di wilayah Negara Republik Indonesia.

2. Batas Usia
Peminjaman uang baik di bank maupun lembaga non bank biasanya akan turut mensyaratkan batas usia minimal dan maksimal. Minimal usia peminjam ialah 21 tahun sementara maksimalnya adalah 60 tahun. Walau demikian, ada pula lembaga pinjaman yang memberi dispensasi dan batas usia minimal ialah 18 tahun. Namun, akan lebih baik jika pengajuan pinjaman hanya dilakukan oleh mereka yang usianya di atas 20 tahun. Kematangan pola pikir usia 18 tahun terbilang masih labil sehingga ditakutkan mereka belum bisa mempertanggungjawabkan uang pinjamannya.

3. Batas Penghasilan
Masing-masing penyedia jasa pinjaman non bank serta tanpa jaminan biasanya akan memiliki kebijakan sendiri terkait batas penghasilan tetap per bulan bagi calon peminjam. Selain kebijakan internal, kondisi perekonomian daerah setempat juga akan turut menentukan batas minimal penghasilan tetap dari calon nasabah yang hendak mengajukan pinjaman. UMR atau Upah Minimum Regional pun menjadi standar. Jika penghasilan tetap calon peminjam per bulan mencapai UMR, maka besar kemungkinan pengajuan pinjaman akan disetujui.

4. Slip Gaji
Pinjaman ini terbilang cocok bagi para karyawan yang telah memilii gaji tetap namun tidak memiliki jaminan maupun kartu kredit. Calon peminjam memang tidak perlu menjaminkan barang berupa kendaraan atau surat berharga, sehingga akan banyak kemudahan yang didapat dalam pengajuan pinjaman. Caranya cukup melampirkan slip gaji ataupun surat keterangan kerja dari perusahaan tempat bekerja.

Dilihat dari aneka persyaratan di atas, jelas bahwa pinjaman uang di lembaga non bank tanpa jaminan terbilang menggiurkan dan bisa dijadikan solusi untuk masalah keuangan di kala terdesak. Namun, tetap ada beberapa hal yang harus kita perhatikan terkait pinjaman tanpa jaminan ini, baik di bank maupun lembaga peminjaman non bank. Di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Pinjam Dana Sesuai Kebutuhan
Mungkin kita akan tergiur dalam mengajukan pinjaman dengan jumlah melebihi yang dibutuhkan. Namun, harus diingat bahwa pinjaman adalah beban yang harus dilunasi. Ingatkan diri sendiri untuk hanya meminjam dalam jumlah yang dibutuhkan, tidak kurang dan tidak lebih.

2. Cek Kredibilitas Lembaga Peminjaman
Meminjam uang di lembaga peminjaman uang non bank harus benar-benar dilakukan secara selektif. Cek kredibilitas dari lembaga tersebut dan pastikan bahwa lembaga itu memang benar-benar bisa dipercaya. Kita bisa melakukan survey terlebih dulu untuk mencari lembaga mana yang terbaik dari segi pelayanan serta kemudahan pengajuan pinjaman.

3. Lunasi Pinjaman Tepat Waktu
Walau pinjaman tidak disertai agunan, namun bukan berarti kita bisa bersantai karena tetap ada bunga yang harus dipenuhi dan tenor pinjaman yang singkat. Mendapat pinjaman bukan berarti masalah keuangan kita selesai. Masalah baru akan selesai apabila pinjaman sudah dilunasi sepenuhnya. Selalu ingat untuk melunasi pinjaman secara tepat waktu agar bunga tidak melonjak naik gila-gilaan.

4. Tetap Menabung
Meminjam uang bukanlah cara yang direkomendasikan apabila kita termasuk orang yang boros dan gemar menghambur-hamburkan uang. Setelah mendapat pinjaman, tetaplah menabung uang yang dimiliki agar masalah finansial yang dimiliki bisa selesai.

About Admin 91 Articles
Informasi Tatar Pasundan | Sunda Jawara | Contact : admin@pasundan.info

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*